Peserta Simposium Imunologi Membludak, Makalah Dalethyn Jadi Primadona

image
By usi_pasca On Monday, January 09 th, 2017 · no Comments · In

UNAIR NEWS – Prodi Imunologi Sekolah Pascasarjana menggelar gawe kaliber nasional bertajuk “Symposium Wound Infection, From Basic to Clinic”, pada Rabu (3/8) lalu. Peserta acara ini melebihi target panitia. Awalnya, dibatasi hingga 200 penyimak. Namun, di menit-menit akhir, mereka yang datang mencapai 250 orang.

“Tidak mungkin kami menolak mereka. Karena, banyak yang dari luar daerah, seperti Madiun, Tulungagung, bahkan Makassar. Mosok tidak diperkenankan masuk? Toh, kapasitas ruang masih mencukupi dan kondusif,” kata Ketua Panitia, dr. Agung Dwi Wahyu Widodo, MSi.

Acara ini merupakan wujud kerjasama Prodi Imunologi dengan Perhimpunan Pengendalian Infeksi Jawa Timur yang didukung penuh oleh Dermozone. Ada dua sesi dalam event kali ini. Tiap sesi, terdapat dua pemakalah yang mempresentasikan riset.

Sesi pertama, bertajuk Wound and Infection Control. Yang menjadi pembicara di sesi ini adalah dr. Agung Dwi Wahyu Widodo dan dr. Ariandi Setiawan, SpB.,Sp.BA. Dengan moderator Prof. Dr. Burhan Hidayat. Sedangkan pada sesi kedua, bertajuk  Wound Infection. Narasumbernya adalah dr. Subagyo Adi, Sp.PD dan dr. Lynda Hariani, SpBP dan dimoderatori oleh dr. Agung Dwi Wahyu Widodo.

Dalam kesempatan ini, salah satu materi yang disimak yakni, soal zat aktif dalethyn yang berasal dari olive oil alias minyak zaitun. Ditegaskan dalam makalah dr. Agung, zat tersebut dapat membunuh kuman nosocomial. Kuman tersebut kerap menyerang pasien yang sedang dirawat di Rumah Sakit. Serangan tersebut dapat menyebabkan kematian. Selama ini, untuk “memerangi” kuman itu, dengan menggunakan antibiotik.

Nah, bertolak dari riset dr. Agung dan tim, diyakini kalau kuman dapat dicegah maupun dibunuh dengan bahan alami. Sehingga, tidak melahirkan resistensi di kemudian hari. Nantinya, akan dilakukan penelitian lanjutan untuk memastikan berapa dosis yang pas untuk anak-anak, hingga bagaimana cara untuk menggenjot efektifitasnya. Sejumlah media massa lokal maupun nasional tertarik untuk melakukan liputan khusus tentang penelitian tersebut. (*)

Penulis: Rio F. Rachman
Editor : Dilan Salsabila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *